Salju, Samurai, dan Onsen: Menginap di Musim Dingin di Yonezawa

← Kembali ke halaman utama

Keheningan salju, kisah para samurai, dan kehangatan air panas. Di musim dingin, Yonezawa menghadirkan ketiganya sekaligus.

Kota pemandian air panas Onogawa Onsen yang tertutup salju, dengan pegunungan di belakangnya
Onogawa Onsen di musim dingin

Yonezawa adalah kota benteng di selatan Prefektur Yamagata. Jaraknya sekitar dua jam dari Tokyo dengan Yamagata Shinkansen. Di musim dingin, kota ini diselimuti salju tebal. Bagi wisatawan dari negara tanpa salju, pemandangan ini tidak akan pernah terlupakan.

Dalam artikel ini, kami berbagi cara menikmati musim dingin di Yonezawa dan Onogawa Onsen.

Kota pemandian air panas yang diselimuti salju

Onogawa Onsen terletak di pegunungan, sekitar 25 menit berkendara dari pusat kota Yonezawa. Menurut legenda, sumber air panas ini ditemukan sekitar 1.200 tahun lalu oleh Ono no Komachi, salah satu penyair paling terkenal di Jepang.

Di musim dingin, Onogawa Onsen tertutup salju dan sangat tenang. Uap air panas mengepul lembut di tengah salju yang turun.

Berendam hangat sambil memandang salju

Pemandian air panas terbuka di Tofuya Ryokan
Pemandian terbuka kami

Air Onogawa Onsen kaya akan garam. Karena itu, air ini menghangatkan tubuh hingga ke dalam, bahkan di hari musim dingin yang paling dingin. Tubuh Anda tetap hangat lama setelah keluar dari bak.

Air panas di Tofuya Ryokan adalah air panas alami 100% yang mengalir terus ke dalam bak (kakenagashi). Kami mencampur dua sumber alami hingga mencapai suhu yang pas. Dari pemandian terbuka, baik untuk pria maupun wanita, Anda dapat menyaksikan salju turun sambil berendam. Udara dingin dan air hangat: inilah yukimi-buro, pemandian sambil memandang salju yang hanya dapat dinikmati di musim dingin.

Pemandian air panas terbuka yang tertutup salju dengan boneka salju kecil di Tofuya Ryokan
Pemandian sambil memandang salju (yukimi-buro) di pemandian terbuka kami

Masuk ke rumah salju di Desa Kamakura

Rumah salju kamakura yang diterangi lentera pada malam hari di Onogawa Onsen
Desa Kamakura di Onogawa Onsen pada malam hari

Kamakura adalah rumah kecil yang terbuat dari salju. Anak-anak di negeri salju Jepang telah bermain di dalamnya selama beberapa generasi. Ini adalah tradisi musim dingin.

Setiap tahun, dari pertengahan Januari hingga awal Maret, Onogawa Onsen membuka “Desa Kamakura”. Tanggal pastinya berubah setiap tahun, tergantung jumlah salju dan cuaca. Di dalam kamakura yang besar, terdapat meja dan kursi dengan ruang untuk enam orang dewasa bersantai. Anda bahkan dapat memesan ramen Yonezawa dari restoran terdekat untuk diantar. Menyantap ramen panas di dalam rumah salju adalah pengalaman istimewa yang hanya bisa dirasakan di negeri salju.

Makan ramen di dalam rumah salju kamakura di Onogawa Onsen
Ramen hangat di dalam rumah salju kamakura

Menjelajahi Yonezawa, kota para samurai

Yonezawa adalah kota benteng yang selama berabad-abad diperintah oleh keluarga samurai Uesugi.

  • Uesugi Kenshin: Panglima besar dari zaman Negara-Negara Berperang di Jepang. Ia dipuja di Kuil Uesugi di Yonezawa.
  • Naoe Kanetsugu: Pengikut setia yang mendukung keluarga Uesugi. Ia terkenal dengan satu huruf “cinta” (愛) pada helmnya.
  • Uesugi Yozan: Penguasa bijak yang menyelamatkan wilayahnya dari kehancuran keuangan. Ia meninggalkan kata-kata “Jika Anda berusaha, Anda pasti bisa.” Pada era Meiji, pemikir Uchimura Kanzo menulis Representative Men of Japan dalam bahasa Inggris untuk memperkenalkan jiwa Jepang kepada dunia. Yozan adalah salah satu dari lima tokoh dalam buku tersebut, bersama Saigo Takamori.
Patung Uesugi Yozan di tengah salju

Diselimuti salju, Kuil Uesugi menjadi tempat yang tenang dan indah.

Festival Lentera Salju Uesugi

Lentera salju yang menyala pada malam hari di Kuil Uesugi saat Festival Lentera Salju Uesugi
Festival Lentera Salju Uesugi

Setiap tahun, pada hari Sabtu dan Minggu kedua bulan Februari, Festival Lentera Salju Uesugi diadakan di Kuil Uesugi dan Taman Matsugasaki.

Sekitar 200 lentera dari salju dan sekitar 1.000 lampu salju kecil berjajar di area festival. Pada malam hari, lilin dinyalakan di dalamnya. Cahaya kecil yang tak terhitung jumlahnya berpendar di tengah salju, menciptakan pemandangan yang sungguh magis.

Cita rasa musim dingin: sukiyaki daging sapi Yonezawa

Set sukiyaki daging sapi Yonezawa di Tofuya Ryokan
Sukiyaki daging sapi Yonezawa

Di malam yang dingin, tidak ada yang lebih nikmat daripada hidangan hangat.

Di Tofuya Ryokan, Anda dapat menikmati daging sapi Yonezawa sebagai sukiyaki, steik, atau shabu-shabu. Pilihan paling populer kami adalah sukiyaki. Celupkan daging sapi Yonezawa yang lembut ke dalam telur yang direbus di air panas alami kami.

Tips untuk perjalanan musim dingin

  • Mengemudi di jalan bersalju membutuhkan pengalaman. Di musim dingin, kami menyarankan Anda datang ke Stasiun Yonezawa dengan Shinkansen.
  • Dari Stasiun Yonezawa, naiklah bus lokal tujuan Shirabu Onsen dan turun di “Onogawa Onsen” (sekitar 30 menit). Bus berangkat sekitar satu kali per jam.
  • Bawalah pakaian hangat dan sepatu yang tidak mudah licin.
  • Pada hari bersalju, perjalanan mungkin memakan waktu lebih lama dari biasanya.

Datanglah ke Yonezawa musim dingin ini

Rasakan kisah para samurai dalam keheningan salju, lalu berendamlah di air panas yang hangat. Perjalanan musim dingin seperti ini menanti Anda di Yonezawa.

Tofuya Ryokan adalah ryokan yang dikelola keluarga sejak zaman Edo. Generasi ketujuh keluarga kami menantikan kedatangan Anda.

Baca juga: Ryokan Bukanlah Hotel: Cara Menikmati Penginapan Tradisional Jepang

Catatan: Halaman pemesanan dalam bahasa Inggris.

← Kembali ke halaman utama